Aku benci harus menerima kekalahan.
aku benci karena aku tau, aku harusnya tidak kalah. aku benci menjadi salah
satu orang yang kalah sama seperti mereka.
tidak... aku bukan sombong. aku
bukan orang yang merasa benar. tapi kekalahan itu! aku marah! aku tak
seharusnya menerimanya! apa salah ku? apa kekuranganku? apa mereka lebih baik?
aku tak yakin, sungguh aku bukan bermaksud sombong. aku tak percaya karena selama
ini aku baik-baik saja. aku tak percaya kenapa harus mereka? kenapa harus
seseorang yang tak kupercaya bisa mendahuluiku. rasanya harga diri
terinjak-injak olehnya. ada yang pernah mengatakan"kekalahan adalah
kesuksesan yang tertunda". bukankah kata-kata itu menunjukkan betapa kita
harus ikhlas dan bersabar? bisa kah? sayang sekali aku tidak percaya. akan ku
buktikkan bahwa kekalahanku itu tak benar ada. i promise!
KALAH!
Aku percaya berada dalam terang
Aku percaya akan tetap disana
Aku yakin tak ada gelap
Aku percaya akan terang selalu
Aku
berjalan ketepian
Melihat
betapa terang tempatku berdiri
Melihat
betapa indah hidupku
Tapi
aku jatuh
Mendadak semua gelap
Semua mejadi tak terlihat
Aku takut
Tidak! Dimana tempatku yang dulu?
Kau!
Kau
tak seharusnya disana
Merebut
segala cahaya yang kumiliki
Merebut
segala pesona yang ada
Kau
tak pantas!
Seperti belatung, aku merasa jijik pada diri sendiri
Merasa benci karena ku tak mampu
Tangis pun tak berguna
Teriak pun percuma
Akan
kuraih sedikit demi sedikt cahayamu
Kita
lihat siapa yang akan terang benderang
Kita
lihat siapa yang akan jadi penerang


