Kabut
Edit Posted by syaniz daily with No commentshening...
mata itu...
senyum itu...
sunyi...
degub ini membawaku ke alam mimpi
mimpi indah dengan semua kabutnya
terperosok jauh di alam mimpi
aku jatuh...
karenaku aku jatuh
tapi...
kau perpaling...
membiarkanku menatap punggung sunyimu
membawa semua kehangatan
tak ada lagi tatapan itu
senyum itu.... hilang
bersama angin, kau bawa pergi semuanya bersama
membiarkan waktu membeku
membiarkan waktu menjelaskan
saat semua tak lagi sama
terpekur pada sesuatu yang sudah tak nyata
hening....
sesak...
perih...
air mata tidak lagi dapat tersembunyi
mengelupuk dan jatuh
detik berlalu
dan mata ini tak lagi bisa melihatmu....

0 komentar:
Posting Komentar