Hai... i'm back...
Sebenernya aku ga tau mau nulis apa, lagi iseng aja buka blog...
Hmm... nulis apa ya? Mungkin sedikit cerita soal rencana karirku?
Well, FYI aku baru aja seleaai UN, and this year (semoga) aku bakal lulus tahun ini. So aku harus mulai menata masa depanku. Yah harusnya uda dari kemaren-kemaren. Tapi sayangnya "kemaren-kemaren" aku gak terlalu mikirin. Mikirnya gampang banget, lulus 》kuliah 》 kerja kantoran 》 then nikah, so simple and monoton life. jadi aku pikir aku harus mulai menata ulang masa depanku. Aku pikir aku selalu tertarik dengan dunia islam dan dunia sosial dan kebetulan ada universitas yang mengarah pada hal yang aku inginkan tersebut, kebetulan juga universitas itu satu naungan dengan yayasan tempatku mengabdi selama ini. Singkat cerita aku mulai mengikuti test yang diadakan disana. For now aku belum tau hasilnya. Tapi apa pun hasilnya aku akan coba menerima dengan ikhlas, bagaimana pun aku sudah berusaha semampuku kan. Sekarang timbul masalah baru, aku bingung soal perijinan. Kau tau lah, aku mengambil jurusan yang berhubungan dengan agama, yah pasti pemikiran yang akan muncul, mau jadi apa kamu? hh.. gerah banget sama pertanyaan ini. Memangnya kenapa kalo aku memilih jalur agama? Hei, kalian selalu marah jika ada yang menjelek-jelekkan agama kalian kan? Tapi kenapa begitu menganggap rendah orang yang belajar agama? Lalu jika jika tidak ada yang belajar agama, atau ada yang belajar agama tapi hanya sebatas ibadah saja, lantas mau dibawa kemana agama ini? Dipikir setelah perjuangan nabi menegakkan islam selesai (baca:wafat), maka itu juga berarti perjuangan telah selesai? Sempit sekali pemikirinnya. Perjuangan masih terbentang luas, dan baru akan selesai setelah kiamat. bayangkan jika ini terus berlanjut, liberalisme, matrealisme, hedonisme, tradisionalis, merambat sampai ke sektor yang paling dalam, tanpa celah tanpa ada yang sadar. Bisa bayangkan? Lama-lama nilai akan islam tergeser, dan mulai menghilang. Aku tidak tau kapan kiamat akan datang tapi setidaknya aku ingin sedikit memperbaiki dunia untuk bekalku di akherat dan untuk bekal anak cucuku mungkin. Aku hanya ingin merasakan kebermaknaan hidup, aku ingin berjuang di jalan Allah dengan karirku. Dan kuharap kalian mengerti, jika belum mengerti, cobalah untuk cari tau, jangan langsung menghakimi tanpa memiliki data yang jelas, lalu coba pikirkan apa jalan yang kuambil adalah jalan yang benar. Jika memang salah, beritahu aku, jelaskan padaku, kita diskusikan bersama, cari jalan keluar yang benar, tapi please jangan judge aku.
Hhh... begitulah, aku masih susah dalam perijinan. Jadi ini masih dalam proses yang sangat alot, gak jarang ada cekcok sampai rasanya aku malas sekali membahasnya. Sebenernya lucu, sadar atau enggak kita selalu takut sama agama sendiri, agama yang kita agung-agungkan.
Well, sekian soal cerita karirku yang masih belum menemukan titik terang. Satu hal pesanku, terkadang hal yang kita lihat dan yang kita pikirkan tidak selalu benar, untuk itu cobalah cari tau, jangan lantas lalu menjudge begitu saja..
Sabtu, 23 April 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar