Selasa, 24 Maret 2015

Percayalah...

Edit Posted by with No comments



dan terjadi lagi
kau tak percaya
pada apa pun yang ada
pada apa yang ku katakan
ku katakan sekali lagi
lagi-lagi tak kau percayai
apa yang salah?
ku jelaskan sebaik mungkin
ku berikan seluruh alasanku
dan kau masih saja meneriaki kata yang sama
menyayat di tempat yang sama
menorehkan luka
tak sedikit pun kau perhatikan
saat air mata mulai menetes
merembes sampai ke permukaan hati
mencoba menenangkan letupan yang ada di hati
mencoba mengendurkan kepalan tangan
dan tak lihatkah kau?
kalimatmu setajam lidahmu
tapi kau tak peduli
masih saja kekeuh
masih saja tak percaya
dan aku lelah
bukan ini yang di harap
semua tampak sulit sekarang
ku harap kau mengerti
sedikit saja
buatlah semua lebih baik
frustasi...
lelahku tak kau hiraukan
dan aku tak tau lagi harus apa
membisu...
katakanlah...


aku sunggu lelah. lelah pada apa yang ada. lelah pada sesuatu yang masih saja tak berpihak padaku. dan kenapa kau termasuk di dalamnya? saat ini, inilah batas keimananku, batas kesabaranku. sebisa mungkin aku tak menyerah pada keadaan. sebisa ku kesampingkan hatiku. ash... apa yang salah? katakan! dimana letak kesalahannya! kenapa masih saja tak percaya? pemikiran mana yang salah? seharusnya kau mengerti. aku cukup lelah dengan apa yang ada. saat selama ini, kau... hanya peduli pada dirimu sendiri. saat selama ini, kau... bersikap seakan peduli padaku. ku coba untuk menggubris semua itu. tapi rasa sakit menumpuk. perlahan-lahan, sedikit demi sedikit. dan sekarang aku sudah tak sanggup. ugh, berhenti memberitahuku apa yang harus ku lakukan! aku lelah

0 komentar:

Posting Komentar